MONITORING DAN EVALUASI PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI (WBK) / WILAYAH BIROKRASI BERSIH MELAYANI (WBBM)

14-10-22 Ikhwanul Ikhsan 0 comment

Dikti Lakukan Monev Zona Integritas di FMIPA USK
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan Zona Integritas (ZI) di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala.
Kegiatan Monev ini dibuka oleh Wakil Rektor II USK Prof. Dr. Marwan, M.Si di Ruang Rapat Senat FMIPA USK. (Banda Aceh, 13 Oktober 2022).

 Ketua Tim Kerja Zona Integritas FMIPA Nazaruddin, S.Si., M. Eng. Sc mengatakan, FMIPA telah dicanangkankan untuk menerapkan ZI sejak 9 Juli 2021. Sejak itu FMIPA sudah melakukan banyak kegiatan sosialiasi terkait penerapan kawasan ZI ini.
“Hingga saat ini, kita menuju tahap akhir penyiapan dokumen. Dan setelah acara ini, kita harap bisa submit atau mendaftar untuk tahun depan,” ucapnya.
Lalu Dekan FMIPA USK Prof. Dr. Teuku Iqbalsyah, S.Si., M.Sc mengatakan, sebelum dicanangkan sebagai ZI, FMIPA telah berkomitmen agar program ini memiliki output yang jelas yaitu benar-benar terciptanya Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Maka dirinya berharap Tim Reformasi Birokrasi USK bisa bergerak secara sinergis untuk mendukung Tim Kerja ZI FMIPA. Mengingat ada beberapa dokumen yang tidak bisa dilakukan oleh Tim Kerja ZI FMIPA karena merupakan wewenang Tim Reformasi Birokrasi Universitas. Misalnya, dokumen Peta Risiko.

“Jadi kita mengharapkan dukungan dari Tim RB USK. Agar pelaksanaan Zona Integritas di fakultas ini bisa optimal,” ucapnya.
Selanjutnya, Wakil Rektor II menyambut baik pelaksanaan Monev ini dan turut mengapresiasi kinerja dari Tim Kerja ZI FMIPA selama ini. Menurutnya, alasan USK memberikan amanah kepada FMIPA untuk menerapkan ZI adalah, karena fakultas ini lebih siap dan inovatif dalam memberikan pelayanan.
“Kami dari pimpinan universitas tentu saja siap men-support segala keperluan untuk mencapai tujuan zona integritas ini,” ucapnya.
Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah M. Ali Akbar dan Alexander Ari Ade Saputro. Keduanya merupakan Tim Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas dari Sesditjen Dikti.
Pada kesempatan ini, M. Ali Akbar menjelaskan, idealnya program Tim Reformasi Birokrasi memang sebaiknya terintegrasi dengan dengan Tim ZI. Sebab ada beberapa produk Reformasi Birokrasi yang sejakan dengan ZI.
“Untuk itulah, kami turut mengapresiasi atas keterlibatan Tim RB USK dalam kegiatan ini,” ucapnya.