The Faculty of Mathematics and Natural Sciences » 4 Mahasiswa Unsyiah mewakili Aceh di OSN-PTI 2010 Tk. Nasional


4 Mahasiswa Unsyiah mewakili Aceh di OSN-PTI 2010 Tk. Nasional

Thursday, 13 Jan 2011


Seleksi tingkat provinsi Olimpiade Sains Nasional Perguruan Tinggi Indonesia (OSN-PTI) 2010 yang diselenggarakan oleh PT PERTAMINA, Senin (27/9) lalu di FMIPA Unsyiah akhirnya mengeluarkan 4 nama yang dinobatkan sebagai duta Aceh di tingkat nasional. Keempat finalis bertolak menuju Jakarta, Senin (1/11) untuk memperebutkan gelar juara nasional yang masing-masing mewakili bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Empat finalis yang merupakan mahasiswa Unsyiah itu adalah Khairun Amala, dari Jurusan Matematika FMIPA, yang mewakili bidang Matematika, Andi Mustari dari Jurusan Fisika FKIP untuk bidang Fisika, untuk bidang Kimia diwakili oleh Yonadiah Dwitya, mahasiswi Jurusan Biologi FMIPA, dan Agustinur dari Jurusan Biologi FMIPA berlaga untuk bidang Biologi. Seleksi tahap nasional diselenggarakan di PERTAMINA Learning Center, Simprug, Jakarta, selama 5 hari (1-5/11).

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas usaha keras adik-adik mahasiswa yang membawa nama baik Unsyiah ke tingkat nasional. Saya tidak menuntut mereka harus pulang dengan juara, namun saya yakin mereka pasti sudah berusaha maksimal hingga ke tahap ini. Insya Allah, usaha yang optimal tentu akan membuahkan hasil yang optimal pula”, ujar Dr. Rusli Yusuf, M. Pd saat memberikan pengarahan kepada keempat finalis.

Keempat finalis yang lolos mewakili Aceh ke tahap nasional tidak melalui tahapan yang mudah. Mereka diseleksi menjadi 9 besar dari 250 peserta yang mendaftar. Lalu, mereka juga kembali disuguhkan dengan soal-soal essay untuk dipilih sebagai 3 terbaik. Setelah itu, mereka juga harus mempresentasikan makalah ilmiah yang berisikan solusi permasalahan berdasarkan soal open ended. Usaha mereka patut mendapatkan apresiasi yang pantas. Sebagai Juara I OSN-PTI untuk Provinsi Aceh, para finalis berhak atas hadiah berupa uang tunai sejumlah enam juta rupiah yang dipersembahkan oleh PT PERTAMINA.

“Saya sama sekali tidak menyangka akan mewakili Provinsi Aceh untuk seleksi tahap nasional. Saya juga apresiasi sekali atas usaha keras Dr. Mustanir, M.Sc. selaku Dekan FMIPA Unsyiah untuk melakukan pembinaan rutin dengan dosen yang telah ditunjuk beliau. Beliau juga selalu berkomunikasi terkait perkembangan kami via SMS. Prinsip saya sih, kita belajar bukan untuk mengalahkan orang lain, namun kita belajar agar kita tidak kalah dari orang lain. Mungkin kami memang belum berhasil kali ini. Tapi insya Allah pengalaman ini bisa menjadi proses pembelajaran untuk lebih baik ke depannya. Mereka para juara nasional memang pantas menjadi Sang Juara. Mereka semua luar biasa”, ujar Khairun saat ditemui di sela-sela waktu kuliahnya.

“Dari hasil sharing dengan mereka, saya tahu bahwa mereka terbebani saat diumumkan akan mewakili Aceh ke nasional. Saya justru menilai, “terbebani” justru lebih bagus buat mereka. Karena dengan demikian, mereka akan punya rasa tanggung jawab yang tinggi atas amanah tersebut. Dengan demikian, tentu saja mereka akan melakukan yang terbaik untuk Aceh dan almamater tercinta. Di Jakarta, mereka kembali disuguhkan dengan soal-soal isian pada hari pertama, kemudian dipilih 9 terbaik se-Indonesia, lalu presentasi makalah untuk babak semi final, dan akhirnya 3 terbaik akan kembali presentasi untuk babak grand final. Ya, hampir sama dengan seleksi provinsi. Meskipun belum berhasil, saya yakin mereka sudah berusaha maksimal. Mereka harus belajar teori dan juga menyelesaikan 4 soal open ended yang memang tergolong lebih sulit dari tahun-tahun sebelumnya. Menjadi perwakilan untuk provinsi merupakan suatu pencapaian yang luar biasa sebenarnya. Apalagi para finalis merupakan 132 terbaik yang terseleksi dari 13.500 peserta se-Indonesia”, ujar Dr. Mustanir, M.Sc selaku Dekan FMIPA Unsyiah yang ikut serta menemani finalis saat seleksi tingkat pusat berlangsung.






View stats